Memilih Teman Berdasarkan Usia Anaknya

Jenis Teman yang Dibutuhkan Setiap Ibu BaruMenjadi ibu baru memang gampang-gampang susah. Dalam menghadapi berbagai hal baru yang terkadang membingungkan dan menakutkan itu, “geng’ sesama ibu yang sudah berpengalaman adalah yang Anda butuhkan.

Menjalin pertemanan dengan sesama ibu bisa menjadi cara untuk mengembangkan wawasan dan pengetahuan tentang gaya merawat dan pengasuhan bayi.

Paling tidak ada beberapa jenis pertemanan yang bisa menjadi sistem suport Anda sesuai tahapan usia anak.

1. Bayi usia kurang dari setahun
Ini adalah jenis teman yang penting, yaitu seseorang yang sudah cukup lama menjadi ibu. Usia anaknya mungkin beberapa tahun lebih tua dari anak Anda sehingga pengetahuannya tidak terlalu ketinggalan zaman seputar cara merawat anak.

Akan lebih menyenangkan jika ia mau menjawab semua pertanyaan “bodoh” kita seputar bayi dan bisa menenangkan segala kepanikan kita menghadapi bayi. Teman dalam kategori ini bisa kita sebut sebagai “role model”.

2. Bayi usia kurang dari tiga tahun
Setiap ibu dengan bayi berusia batita, butuh teman yang membangkitkan semangat dan memiliki cara pandang sama dalam pola pengasuhan anak sehingga bisa saling memberi dukungan.

Secara alami, ibu dengan anak masih kecil akan berteman dengan sesama ibu yang usia anaknya tak berbeda jauh. Sambil melakukan “play date” para ibu bisa ngobrol santai tentang berbagai topik.

IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi

3. Anak balita
Tak sedikit “geng” ibu terbentuk karena anak-anak, misalnya anaknya satu sekolah atau anak kita akrab dengan anak tetangga dan sering main bersama. Karena melalui tahapan perkembangan yang sama ketika menjadi ibu, pertemanan ini berlanjut menjadi persahabatan yang kuat. Mulai dari minum kopi bareng setelah mengantar anak sekolah, minta tolong dititipi anak ketika Anda ada urusan mendadak, atau ngobrol santai sambil menemani anak di taman, mereka adalah sahabat yang bisa diandalkan.

4. Teman tanpa anak
Tentu saja Anda merasa nyaman bersama “geng ibu”, tetapi bergaul dengan sahabat lama yang belum menikah atau memiliki anak juga perlu. Mengapa? Sahabat lama akan menghubungkan Anda dengan kehidupan sebelum menjadi ibu. Mereka mengingatkan Anda akan passion dan minat yang saat ini mungkin dilupakan karena dunia baru yang Anda jalani sebagai ibu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *